Alhamdulillah, selama hampir beberapa pekan tak bisa mengisi halaman mayaku, pagi ini aku bisa menambahkan catatan kecilku lagi :)
Pagi-pagi, setelah menyelesaikan tugas membuat sarapan untuk ibu mertua, kucoba membuka inet. Syukurlah, kali ini tak ada kendala. Kubuka akun facebook, membaca status teman satu persatu, mengomentari status serta membalas komen2 yang masuk.
Kubuka grup yang aku ikuti, ah...berapa lama aku tak berkunjung? Sepekan? Dua pekan atau berbulan-bulan kah?? Rasanya lama sekali.
Bukan aku tak mau, bahkan hampir setiap saat rasanya ingin berbaur, ingin bercengkrama sambil menimba ilmu dari teman-teman IIDN dimana aku ikut bergabung, tetapi selalu saja kendala jaringan inet yang kurang mendukung menghalangi keinginanku tersebut.
Kalaupun aku nongol sekali-kali, itupun hanya melalui handphone yang tentu saja memiliki keterbatasan. Bahkan tak jarang, aku baru bisa membaca pesan atau tulisan teman yang meng tag ku setelah beberapa hari. Seperti kejadian ketika @Bundanya Fiqthiya, menyampaikan pesan di dinding facebook ku tentang lomba menulis, ataupun ketika mengirimi aku alamat blog seorang ibu yang meski usianya telah mencapai 70 tahun tetapi masih aktif menulis.
Ah, memang tak mulus jalan yang harus ditempuh untuk mencapai kebaikan. Tetapi bukan berarti tak bisa menempuhnya kan? Kukatakan itu pada diriku. Ya...biarlah masih dengan tertatih, melangkah satu-satu, yang pasti aku tak menghentikan langkahku, apalagi surut kebelakang. Tidak, aku tak mau melakukannya. Aku masih akan terus maju meski dengan segala keterbatasan yang kuhadapi.
Aku akan terus menapaki jalan ini. Menulis, menuangkan segala asa dan rasaku, mencoba berbagi kepada sesama sekecil apapun yang bisa kubagi melalui tulisan-tulisanku, sekaligus berukhuwah dengan teman-teman yang lain.
Aku bersyukur, atas teman-teman yang selalu mendorong semangatku untuk terus maju meski usia yang tak lagi belia. (Colek @Bundanya Fiqthiyah) yang selalu memberikan suntikan-suntikan semangat dari pesan-pesan yang dikirimkannya agar aku tak minder atas usia yang lebih senior dibanding yang lain :)
Dan untuk itu, tak cukup aku berucap terima kasih saja.
Insya Allah, aku akan terus menulis meski dengan sarana dan pengetahuan tentang kepenulisan yang sangat terbatas yang kumiliki. Aku akan terus belajar dan belajar karena aku yakin, apa yang aku punya, segala ide, kemampuan merangkai kata dsb sesungguhnya adalah karunia Allah Yang Maha Segala yang diberikan kepadaku untuk aku pertanggung jawabkan kelak.
Untuk itu, hari ini aku berani menuliskan data-dataku ke dalam grup IIDN Makassar, dengan harapan di tempat ini aku mewadahi diriku agar lebih terarah, lebih bisa banyak belajar dari teman-teman yang tentunya lebih banyak memiliki ilmu daripada aku. Ya...disini aku mulai menapakkan kakiku untuk melangkah lebih jauh lagi, menghasilkan karya-karya ku yang akan memberi banyak manfaat kepada siapa saja.
"Sebaik-baik diantara kamu adalah yang dapat memberi banyak manfaat kepada sesama"
Pagi-pagi, setelah menyelesaikan tugas membuat sarapan untuk ibu mertua, kucoba membuka inet. Syukurlah, kali ini tak ada kendala. Kubuka akun facebook, membaca status teman satu persatu, mengomentari status serta membalas komen2 yang masuk.
Kubuka grup yang aku ikuti, ah...berapa lama aku tak berkunjung? Sepekan? Dua pekan atau berbulan-bulan kah?? Rasanya lama sekali.
Bukan aku tak mau, bahkan hampir setiap saat rasanya ingin berbaur, ingin bercengkrama sambil menimba ilmu dari teman-teman IIDN dimana aku ikut bergabung, tetapi selalu saja kendala jaringan inet yang kurang mendukung menghalangi keinginanku tersebut.
Kalaupun aku nongol sekali-kali, itupun hanya melalui handphone yang tentu saja memiliki keterbatasan. Bahkan tak jarang, aku baru bisa membaca pesan atau tulisan teman yang meng tag ku setelah beberapa hari. Seperti kejadian ketika @Bundanya Fiqthiya, menyampaikan pesan di dinding facebook ku tentang lomba menulis, ataupun ketika mengirimi aku alamat blog seorang ibu yang meski usianya telah mencapai 70 tahun tetapi masih aktif menulis.
Ah, memang tak mulus jalan yang harus ditempuh untuk mencapai kebaikan. Tetapi bukan berarti tak bisa menempuhnya kan? Kukatakan itu pada diriku. Ya...biarlah masih dengan tertatih, melangkah satu-satu, yang pasti aku tak menghentikan langkahku, apalagi surut kebelakang. Tidak, aku tak mau melakukannya. Aku masih akan terus maju meski dengan segala keterbatasan yang kuhadapi.
Aku akan terus menapaki jalan ini. Menulis, menuangkan segala asa dan rasaku, mencoba berbagi kepada sesama sekecil apapun yang bisa kubagi melalui tulisan-tulisanku, sekaligus berukhuwah dengan teman-teman yang lain.
Aku bersyukur, atas teman-teman yang selalu mendorong semangatku untuk terus maju meski usia yang tak lagi belia. (Colek @Bundanya Fiqthiyah) yang selalu memberikan suntikan-suntikan semangat dari pesan-pesan yang dikirimkannya agar aku tak minder atas usia yang lebih senior dibanding yang lain :)
Dan untuk itu, tak cukup aku berucap terima kasih saja.
Insya Allah, aku akan terus menulis meski dengan sarana dan pengetahuan tentang kepenulisan yang sangat terbatas yang kumiliki. Aku akan terus belajar dan belajar karena aku yakin, apa yang aku punya, segala ide, kemampuan merangkai kata dsb sesungguhnya adalah karunia Allah Yang Maha Segala yang diberikan kepadaku untuk aku pertanggung jawabkan kelak.
Untuk itu, hari ini aku berani menuliskan data-dataku ke dalam grup IIDN Makassar, dengan harapan di tempat ini aku mewadahi diriku agar lebih terarah, lebih bisa banyak belajar dari teman-teman yang tentunya lebih banyak memiliki ilmu daripada aku. Ya...disini aku mulai menapakkan kakiku untuk melangkah lebih jauh lagi, menghasilkan karya-karya ku yang akan memberi banyak manfaat kepada siapa saja.
"Sebaik-baik diantara kamu adalah yang dapat memberi banyak manfaat kepada sesama"
Ini kak Ida ya? :)
BalasHapusSUkses ya kak, mudah2an tetap semangat :)
@Mugniar : Iya, ini blog ku. Makasih yaa sudah singgah menyapa :D
Hapus