Kutatap wajah di hadapku
Begitu asingnya dia kini bagiku
Ada gelambir duka bergayut
Dibawah mata duka berkabut
Lengkung sinis tergores di sudut bibirnya
Menyisakan sebaris seringai
Bulir air menggenang di sudut matanya
Menatap nanar memendam rasa hati
Matanya... berkisah tentang duka
Seringainya... memendam gundahnya
Tatapnya... lukiskan hari yang mendera
Diamnya..... kisahkan kidung hidupnya
Duhai....begitu erat duka menggapit
Begitu berat beban menghimpit
Tergambar pada wajah bak siluet
Letih.... muram.... berkabut
Kupandang wajah itu, mancari jawab pasti
Mencoba menerka makna siluetnya
Diakah lukisan wajahnya kini?
Begitu asingnya dia kini bagiku
Ada gelambir duka bergayut
Dibawah mata duka berkabut
Lengkung sinis tergores di sudut bibirnya
Menyisakan sebaris seringai
Bulir air menggenang di sudut matanya
Menatap nanar memendam rasa hati
Matanya... berkisah tentang duka
Seringainya... memendam gundahnya
Tatapnya... lukiskan hari yang mendera
Diamnya..... kisahkan kidung hidupnya
Duhai....begitu erat duka menggapit
Begitu berat beban menghimpit
Tergambar pada wajah bak siluet
Letih.... muram.... berkabut
Kupandang wajah itu, mancari jawab pasti
Mencoba menerka makna siluetnya
Diakah lukisan wajahnya kini?
siluet wajah siapa nih?
BalasHapus@Sang cerpenis bercerita : Seseorang yang aku kenal mba'.trims yaa dah ngasih komen.
BalasHapus