Ah...bagaimana mungkin! Bisakah?... Barangkali itu yang akan terlontar dari bibir anda membaca judul diatas!
Iya...koq bisa yaa...? Aku juga pasti akan bergumam seperti itu. Tambah penasaran kan?
Baiklah, aku jelaskan! Sebenarnya judul diatas ku kutip dari seorang narator salah satu tivi swasta.
Tadi pagi, aku nonton siaran berita di salah satu tivi swasta yang secara khusus membahas tentang permasalahn seputar anggota dewan yang terhormat.
Sang narator dengan santai dan ringannya berceloteh begini:
"Kalau pemerintah serius memberantas kasus korupsi yang terjadi, jangan jangan kursi anggota dewan akan sepi dari anggotanya....." (sambil menampilkan suasana sidang yang kursi-kursinya sebagian besar kosong)!
Lalu sang narator melanjutkan lagi:
"...karena sebagian besar anggotanya berada dalam penjara!"
"Biar mereka bisa melaksanakan sidang pleno dipenjara...hehehehe", lanjut suara sang narator.
Aku tersenyum mendengar sang narator berkomentar sambil diiringi tawa yang jauh dari nada riang, bahkan seperti mengejek. Hmmm....menarik juga narasinya, meski sebenarnya hati kecilku sebagai rakyat yang harusnya terwakili merasa sedih dan tercabik!
Terbayang di benakku, para anggota dewan yang terhormat berkumpul di penjara sambil mengadakan rapat pleno, duduk berjongkok di halaman penjara sambil sarungan, memakai kaos oblong dan bersendal jepit!Hi hi hi hi gimana yaaa kalau betul terjadi demikian?
Huh...terus terang, kalau dengar berita tentang korupsi atau penyelewengan yang di lakukan oleeh anggota Dewan yang terhormat, membuat aku boring. Habiiisss...tiap hari ada saja berita tentang mereka, tapi ujung ujungnya, yaaa tau sendirilah! Coba aja ingat-ingat semua kasus yang menyangkut mereka, penyelesaiannya bagaimana? Yang satu belum tahu ujungnya, eh ditimpa lagi dengan permasalahan yang lain.
Dari yang kasus video mesum, gaji yang minta nambah terus tapi kerja nggak becus, wisata ke luar negri dengan topeng study bandinglah. Belum lagi pembangunan gedung dan mobil mewah....ihhh...tambah bete aja kalau disebut satu persatu!
Ah...aku bisa apa, dan siapa yang bisa memperhatikan keluhanku ini.? Tapi apa iya aku nggak bisa berbuat apa apa? Mungkin aku masih bisa melakukan sesuatu. Barangkali tidak secara langsung bisa merubah keadaan sekarang, tapi siapa yang bisa memastikan keadaan yang akan datang?
Ya...paling tidak aku bisa mengambil bagian terkecil untuk menciptakan keadaan yang lebih baik bagi bangsa ini dengan memberikan pendidikan akhlak yang baik bagi anak-anakku. Aku bisa mengajari mereka tentang etika dan moral serta tanggung jawab atas sebuah amanah. Bukan hanya kepada sesama makhluk saja, tetapi terutama kepada Yang Mahamengetahui, sehingga ketika mereka kelak diberi amanah, dapat menjalankannya dan mempertanggung jawabkannya, di dunia dan akhirat.
Semoga Allah SWT memberkahi aku sebagai seorang ibu, dengan memberiku keturunan-keturunan yang di berkahiNya pula. Amin.
Iya...koq bisa yaa...? Aku juga pasti akan bergumam seperti itu. Tambah penasaran kan?
Baiklah, aku jelaskan! Sebenarnya judul diatas ku kutip dari seorang narator salah satu tivi swasta.
Tadi pagi, aku nonton siaran berita di salah satu tivi swasta yang secara khusus membahas tentang permasalahn seputar anggota dewan yang terhormat.
Sang narator dengan santai dan ringannya berceloteh begini:
"Kalau pemerintah serius memberantas kasus korupsi yang terjadi, jangan jangan kursi anggota dewan akan sepi dari anggotanya....." (sambil menampilkan suasana sidang yang kursi-kursinya sebagian besar kosong)!
Lalu sang narator melanjutkan lagi:
"...karena sebagian besar anggotanya berada dalam penjara!"
"Biar mereka bisa melaksanakan sidang pleno dipenjara...hehehehe", lanjut suara sang narator.
Aku tersenyum mendengar sang narator berkomentar sambil diiringi tawa yang jauh dari nada riang, bahkan seperti mengejek. Hmmm....menarik juga narasinya, meski sebenarnya hati kecilku sebagai rakyat yang harusnya terwakili merasa sedih dan tercabik!
Terbayang di benakku, para anggota dewan yang terhormat berkumpul di penjara sambil mengadakan rapat pleno, duduk berjongkok di halaman penjara sambil sarungan, memakai kaos oblong dan bersendal jepit!Hi hi hi hi gimana yaaa kalau betul terjadi demikian?
Huh...terus terang, kalau dengar berita tentang korupsi atau penyelewengan yang di lakukan oleeh anggota Dewan yang terhormat, membuat aku boring. Habiiisss...tiap hari ada saja berita tentang mereka, tapi ujung ujungnya, yaaa tau sendirilah! Coba aja ingat-ingat semua kasus yang menyangkut mereka, penyelesaiannya bagaimana? Yang satu belum tahu ujungnya, eh ditimpa lagi dengan permasalahan yang lain.
Dari yang kasus video mesum, gaji yang minta nambah terus tapi kerja nggak becus, wisata ke luar negri dengan topeng study bandinglah. Belum lagi pembangunan gedung dan mobil mewah....ihhh...tambah bete aja kalau disebut satu persatu!
Ah...aku bisa apa, dan siapa yang bisa memperhatikan keluhanku ini.? Tapi apa iya aku nggak bisa berbuat apa apa? Mungkin aku masih bisa melakukan sesuatu. Barangkali tidak secara langsung bisa merubah keadaan sekarang, tapi siapa yang bisa memastikan keadaan yang akan datang?
Ya...paling tidak aku bisa mengambil bagian terkecil untuk menciptakan keadaan yang lebih baik bagi bangsa ini dengan memberikan pendidikan akhlak yang baik bagi anak-anakku. Aku bisa mengajari mereka tentang etika dan moral serta tanggung jawab atas sebuah amanah. Bukan hanya kepada sesama makhluk saja, tetapi terutama kepada Yang Mahamengetahui, sehingga ketika mereka kelak diberi amanah, dapat menjalankannya dan mempertanggung jawabkannya, di dunia dan akhirat.
Semoga Allah SWT memberkahi aku sebagai seorang ibu, dengan memberiku keturunan-keturunan yang di berkahiNya pula. Amin.
Semoga kita bukan termasuk anggota-anggota yang suka korupsi, tapi kalau korupsi waktu atau waktu tidur boleh lah ya...
BalasHapusHehehe...mba bisa aja deh, maaf baru balas komennya, beberapa hari nggak sempat buka internet samasekali.Iya...amin...kita tetap jadi anggota DPR di rumah sendiri mba. Dewan Perdapuran Rumah hehehe...
BalasHapus