Lailatul Qadar adalah malam yang jatuh pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Ia merupakan malam yang sangat ditunggu-tunggu oleh sebahagian besar ummat Islam, karena mengandung banyak keistimewaan dibanding malam-malam lain di Bulan Ramadhan.
Diantara keistimewaan Lailatul Qadar adalah ia merupakan malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, dimana semua amalan yang dilakukan pada malam itu akan bernilai pahala seperti kita melaksanakan amalan selama kurang lebih 84 tahun. Itulah sebabnya mengapa banyak ummat muslim yang berlomba-lomba untuk mendapatkan malam tersebut, dan mengisinya dengan memperbanyak ibadah dengan harapan beroleh pahala dan keutamaan malam yang mulia tersebut.
'Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Malam Qadar.
Dan tahukah kamu apa Malam Qadar itu? Malam kemuliaan itu lebih baik
dari seribu bulan. Pada Malam itu turun para malaikat dan Ruh (jibril)
dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam
itu) sampai terbit fajar."
Namun bagaimana dengan wanita yang sedang haid? Apakah ia bisa juga mendapatkan keutamaan tersebut?
Haid adalah sunnatullah bagi setiap wanita, dan keadaan ini sama sekali tidak menghalangi wanita untuk beribadah kepada Allah Azza wa Jalla.
Adapu amalan-amalan yang bisa dilakukan oleh wanita yang sedang haid pada saat Lailatul Qadar, antara lain:
- . Mendengarkan lantunan ayat-ayat alqur'an melalui hape atau loudspeaker.
- Berzikir. Wanita haid sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca zikir. Selain sebagai salah satu ibadah, zikir juga bisa menjadi pelindung diri bagi wanita yang sedang haid dari gangguan setan/jin. Pilihlah zikir-zikir yang mudah tapi bernilai pahala yang besar. Misalnya: Laa ilahaa illallah. Laa ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzolimiin. Subhanallahi wabihambih, subhanallahil adzhiim,dsb
- Memperbanyak Istighfar.
- Memperbanyak bacaan shalawat, Baik shalawat yang lengkap seperti yang dibaca ketika sholat, atau bacaan shalawat yang pendek.
- Bersedekah. Bisa dengan cara bersedekah secara langsung, atau melalui online.
- Mendengarkan ceramah-ceramah agama.
- Berdoa. Terutama memperbanyak doa yang sangan dianjurkan, yaitu ALLAHUMMA INNAKA AFUWWUN TUHIBBUL AFWA, FA'FUANNIY.
- Murojaah/ mengulang hafalan alqur'an ( dengan tidak memegang mushaf), karena meski ada perbedaan pendapat tentang bolehnya memegang alqur'an pada saat haidh, namun untuk lebih berhati-hati, sebaiknya kita tidak melakukannya. Kalaupun misalnya kita mau murojaah hafalan, atau dalam rangka belajar, sebaiknya kita membuka melalui aplikasi alqur'an di hape saja, karena alqur'an yang ada pada hape kita tidak dihukumi sebagai mushaf.
O,ya. Sebenarnya ada satu kesempatan emas bagi seorang wanita untuk mendapat pahala berlimpah di saat Lailatul Qadar. Namun sayangnya banyak yang tidak menyadarinya, sehingga waktu tersebut berlalu begitu saja seperti malam-malam lainnya.
![]() | |||
Apa itu?
Kesibukan di dapur pada malam tersebut sebenarnya bisa menjadi washilah bagi para wanita untuk beroleh pahala yang banyak. Lantas bagaimana cara memaksimalkan waktu tersebut?
Mudah!
Yang pertama adalah ikhlas meniatkan segala kesibukan kita pada waktu tersebut sebagai ibadah kepada Allah.
Bagaimana maksudnya? Kita niatkan segala tenaga dan waktu kita di malam itu sebagai sedekah bagi keluarga, menyiapkan hidangan untuk keluarga agar mereka dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan baik pada keesokan harinya.
Berikutnya adalah dengan melaksanakan semua kegiatan di dapur sambil melaksanakan beberapa amalan yang tersebut di atas, seperti istighfar, berzikir, mendengarkan murottal, atau ceramah-ceramah agama, dsb.
Mudah, bukan?


Posting Komentar