Salah satu dampak buruk dari nyinyir dan ngebully adalah wajah akan terlihat cepat tua. Enggak percaya? Lakukan saja!Saya mah, ogah.Ini serius, serius, serius ! Saya sudah melihat sendiri buktinya. Makanya saya nulis ini.
Dulu saya pernah mengalaminya. Untung, saya orangnya cuekan. Dibilang apa dan bagaimana, dibiarkan lewat saja. Awal-awalnya sempat kepikiran juga dengan kata-kata dan perlakuan mereka. Lumayan nyesek, tapi tidak sampai dipendam dalam kalbu. Habis curhat sama bapak, langsung plong. Kepercayaan diri jadi bangkit lagi.
Apa yang bapak ajarkan sebenarnya sangat sederhana. Kata bapak, kalau apa yang mereka katakan benar, maka berlapang dadalah menerima kenyataan dan jadikan motivasi untuk menjadi lebih baik. Kalau apa yang mereka katakan tidak sesuai dengan kenyataan, ya cuek saja. Biarkan mereka sibuk dengan kenyinyiran mereka, dan kita sibuk makin memperbaiki diri. Yeayyy :
![]() |
| Image by Pixabay.com |
Ada banyak cara untuk menghadapi kenyinyiran dan bully seseorang. Salah satunya adalah dengan cara membangkitkan semangat pada diri sendiri bahwa orang yang nyinyir dan suka membully itu sebenarnya sedang merendahkan diri mereka sendiri tanpa ia sadari. Mereka berusaha menutupi kekurangan dan ketidak berdayaan mereka dengan cara merendahkan orang lain agar mereka terlihat lebih baik dari orang yang mereka bully dan nyinyiri. Nah, lo! Katakan pada diri sendiri bahwa orang yang nyinyir dan suka membully itu sebenarnya sangat iri terhadap kelebihan yang kita miliki dan berusaha agar orang lain tak mengakui kelebihan kita. Mereka bersikap begitu untuk merendahkan kita, karena sesungguhnya mereka merasa kita berada di atas mereka. he he he
![]() |
| Image by Pixabay.com |
Jadi kalau ada yang suka nyinyir atau membully, cuekin aja. Yakinlah, orang yang masih mempertahankan sifat seperti ini takkan pernah merasa tenang dalam hidupnya. Mereka selalu gelisah dan berusaha menjatuhkan orang sebanyak-banyaknya agar ia bisa terlihat lebih hebat. Akhirnya mereka hanya fokus kepada hal tersebut. Susah senyum dan tak mudah mendapat sahabat, kecuali dengan teman yang serupa.
Lha saya sudah melihat sendiri buktinya! Seseorang yang puluhan tahun lalu sering nyinyir ke saya, nyatanya seperti itu. Terlihat lebih tuwir, dan menjadi minder pake banget ketika saya bertemu lagi dengannya. Hi Hi,mMungkin selama ini ia masih terus memikirkan kekurangan-kekurangan saya dan tetap memelihara kenyinyirannya. Padahal saya sama sekali sudah melupakan perlakuannya dan terus memperbaiki diri.
Jadi … stop nyinyir dan bully ya, biar awet muda


Posting Komentar