Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalau'alaikum wa Rahmatullah.
Assalau'alaikum wa Rahmatullah.
Mau nanya nih. Jawab dengan jujur ya!
Apakah anda termasuk orang yang membaca alquran hanya di bulan Ramadan saja?
Kenapa? Sibuk?
Enggak ada waktu?
Belum bisa baca dengan baik?
Kenapa? Sibuk?
Enggak ada waktu?
Belum bisa baca dengan baik?
Bisa jadi salah satu alasan tersebut menjadi penyebab banyaknya orang yang tak mau/enggan membaca alqur'an di luar bulan Ramadan.
Sibuk. Alasan yang paling sering kita dengar dikeluhkan oleh orang yang tidak membacanya. Tidak sempat, karena banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan.
Benarkah kita sesibuk itu sehingga tak punya waktu untuk membaca Al-Qur'an? Coba kembali periksa jadwal kita. Apakah dalam 24 jam yang Allah berikan kepada kita, sama sekali tak ada celah untuk meluangkan waktu sejenak buat membaca Al-Qur'an?
Jangan-jangan, bukan kesibukan yang menyebabkan kita lalai, tetapi keengganan yang dsebabkan hal lain yang menjadi alasannya. Enggan karena belum bisa membacanya dengan baik, misalnya ....
Apapun alasannya, bisa jadi semua disebabkan kurangnya motivasi untuk membaca. Kurang motivasi bisa jadi karena ketidak tahuan kita akan manfaat yang diperoleh dari kegiatan tersebut.
Seperti halnya membaca buku, membaca Al-Qur'an membuat kita mengetahui banyak hal. Hanya saja, untuk memperoleh pengetahuan dari Al-Qur'an, kita tak hanya cukup membaca bahasa Arabnya saja, tetapi kita harus membaca arti, atau lebih baik lagi jika kita bisa membaca tafsirnya untuk bisa lebih memahami makna dan segala sesuatu yang berkaitan dengan ayat-ayat Al-Qur'an.
Masih belum tertarik?
Atau masih beralasan bahwa butuh waktu yang lama untuk membaca Al-Qur'an dan mempelajari tafsirnya?
Atau masih beralasan bahwa butuh waktu yang lama untuk membaca Al-Qur'an dan mempelajari tafsirnya?
Baiklah, mungkin beberapa keutamaan di bawah ini bisa menjadi motivasi yang cukup kuat agar kita mau memulai dan melazamkan membaca Al-Qur'an setiap saat.
"Siapa saja yang membaca satu huruf dari Al-Qur'an, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. ( At- Tirmidzi)
Coba, satu huruf saja yang kita baca akan diganjar sepuluh pahala, kemudian dilipat gandakan sepuluh kali lagi. Amalan apa yang kira-kira bisa kuta lakukan untuk membandingkannya?
Membaca Al-Qur'an tak mengharuskan kita mengeluarkan tenaga. Kita hanya butuh meluangkan waktu, dan tentu saja butuh niat yang ikhlas untuk memperoleh pahala dari Allah.
Jika alasan keengganan tersebut dikarenakan kita belum bisa membacanya dengan benar, maka kita bisa belajar dengan berbagai cara. Belajar secara langsung ke orang yang faham, atau belajar secara online. Atau bisa juga dengan menyisihkan sebagian anggaran bulanan kita, menabung utuk membeli mushaf yang dilengkapi dengan pen khusus, membaca sambil mengikuti bacaan qari yang terdapat pada aplikasi tersebut. Belajar dengan cara sering mendengar murottal juga merupakan satu cara yang efektif untuk membiasakan lidah kita melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an.
Ala bisa karena biasa. Seperti mendengar lagu, jika terbiasa mendengar cara Qari membaca, maka lama kelamaan kita bisa mengikutinya. Mudah-mudahan dengan cara demikian Allah memudahkan kita untuk bisa membaca sesuai kaidah baca Al-Qur'an.
Ala bisa karena biasa. Seperti mendengar lagu, jika terbiasa mendengar cara Qari membaca, maka lama kelamaan kita bisa mengikutinya. Mudah-mudahan dengan cara demikian Allah memudahkan kita untuk bisa membaca sesuai kaidah baca Al-Qur'an.
Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Perbaiki niat saja. Karena banyak penghafal Al-Qur'an yang tidak memiliki penglihatan sebagaimana kita, bisa sukses menjadi penghafal Al-Qur'an melalui sistim dengar seperti ini. Yang penting, kita harus menumbulkan keinginan yang kuat untuk senantiasa bermulazamah dengan Al-Qur'an di setiap waktu karena mengharap pahala dan mengejar keutamaannya.
Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : "Saya mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Bacalah oleh kalian Al-Qur'an. Karena ia (Al-Qur'an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]
“Bacalah oleh kalian Al-Qur'an. Karena ia (Al-Qur'an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]
Sangat banyak keutamaan membaca Al-Qur'an yang bisa kita cari dengan cara membaca buku atau searching melalui inernet. Hal ini perlu, agar bisa menjadikan kita senantiasa bersemangat membacanya, tidak hanya di bulan Ramadan saja, tetapi juga di waktu selain Ramadan.
Semoga Allah senantiasa menggerakkan hati kita untuk selalu mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya bacaan wajib bagi kita.
Semoga dengan keikhlasan kita membacanya, Allah menganjar dengan pahala yang besar, di dunia dan di akhirat. In syaa Allah.
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. (QS Al Fathir: 29-30)
Posting Komentar